'Mas, bikin website berapa?' Pertanyaan simpel yang jawabannya bikin pusing. Ada yang bilang Rp 300.000, ada yang Rp 3.000.000, ada yang Rp 30.000.000. Semuanya bilang bisa bikin website profesional. Apa yang membedakan mereka?
Artikel ini tidak akan memberikan jawaban 'tergantung'. Kami akan breakdown secara jujur apa yang Anda dapat di setiap kisaran harga, dan bagaimana memilih yang tepat untuk bisnis Anda.
Website adalah produk custom — seperti membangun rumah. Rumah tipe 36 sangat berbeda dengan rumah mewah 500m², meski keduanya sama-sama disebut 'rumah'. Faktor yang menentukan harga: kompleksitas desain, jumlah halaman, fitur yang dibutuhkan, teknologi yang digunakan, pengalaman developer, dan layanan purna jual.
Rp 300.000 – Rp 800.000: Biasanya menggunakan template WordPress gratis dengan kustomisasi minimal. Cocok untuk 'sekadar ada di internet' tapi tidak untuk bisnis serius. Risiko: desain generik, loading lambat, tidak SEO-friendly, sulit dikustomisasi.
Rp 800.000 – Rp 2.500.000: Landing page atau company profile sederhana dengan desain yang lebih dipersonalisasi. Sudah cukup untuk UMKM yang baru mulai go digital. Anda mendapat website yang berfungsi, mobile-friendly, dan bisa menghasilkan leads.
Rp 2.500.000 – Rp 8.000.000: Website multi-halaman dengan fitur lengkap: blog, form kontak, galeri, integrasi WhatsApp, optimasi SEO dasar. Cocok untuk bisnis yang ingin tampil profesional dan mulai bersaing di pencarian Google.
Rp 8.000.000 – Rp 25.000.000: Toko online custom, web app dengan fitur khusus, atau website dengan sistem admin. Untuk bisnis yang butuh fungsionalitas spesifik dan skalabilitas jangka panjang.
Di atas Rp 25.000.000: Enterprise-level, platform e-commerce besar, atau aplikasi web kompleks dengan integrasi sistem. Biasanya untuk perusahaan menengah ke atas.
Ini yang sering bikin kaget: domain (.com Rp 150.000–200.000/tahun, .id Rp 200.000–400.000/tahun), hosting (Rp 200.000–1.000.000/tahun), SSL certificate (beberapa sudah gratis, beberapa berbayar), dan maintenance rutin. Pastikan Anda tanyakan semua komponen ini sebelum deal.
Waspada jika: harga sangat murah tanpa penjelasan mengapa, tidak ada portofolio yang bisa dikunjungi, tidak ada kejelasan soal kepemilikan file dan domain setelah selesai, tidak ada kontrak tertulis, atau meminta full payment di awal sebelum pekerjaan dimulai.
Bukan berarti cari yang termurah. Cari yang paling sesuai kebutuhan dengan harga yang masuk akal. Tanyakan: apa teknologi yang digunakan? Berapa lama pengerjaan? Berapa kali revisi? Bagaimana proses handover? Ada support setelah launch? Developer yang baik akan menjawab semua pertanyaan ini dengan jelas dan transparan.
Ingin tahu estimasi harga website untuk kebutuhan bisnis Anda? Gunakan kalkulator harga kami — gratis dan transparan.
Hitung Harga Sekarang →